Terdengarnya beberapa merk impor berjenis Nissan SUV 2018 membuat para pecinta mobil mencari tahu tentang kelebihan dan kelemahan spesifikasi jenis mobil saat test drive. Mulai dari Nissan X-Trail yang telah lama hadir, Nissan Juke yang baru-baru ini mulai banyak berserakan dibeberapa kota besar, serta Nissan Terra yang digadang-gadang hanya akan menjadi pasar bagi Cina. Sebagai bocoran, Nissan Terra adalah inovasi dari Nissan Terrano yang akan segera hadir di tanah air dalam acara Peluncuran Nissan Terra Indonesia Agustus 2018 mendatang. Dengan kemampuan berkendara dengan kecepatan melesat, inilah yang perlu diperhatikan saat melakukan test drive:

1. Atur Posisi Duduk

Hal pertama yang paling penting sebelum melakukan test drive adalah mengatur posisi duduk yang nyaman. Atur juga setelan naik turun setir agar pas pada posisi badan dan tangan. Dengan begitu, Anda dapat sekaligus memastikan bahwa fungsi dari fitur-fitur tersebut masih bisa bekerja dengan baik.

2. Nyalakan Mesin

Sebelum menyalakan mesin, usahakan jangan distater terlebih dahulu. Lihatlah lampu indikator yang menyala. Pastikan lampu-lampu dalam keadaan mati. Jika masih ada lampu yang menyala berarti ada masalah pada mobil yang harus diperbaiki.

Jika sudah ok, lakukan stater pada mesin dalam keadaan yang sudah ON. Buka jendela mobil guna mendengarkan bunyi mesin. Jika bukan ada yang mengemudi karena keterbatasan kemampuan operator, jangan sungkan untuk tetap membuka jendela. Pastikan suara mesin guna mengetahui mesin dalam keadaan normal dan tidak bermasalah jika tidak mengeluarkan bunyi yang tidak wajar. Hal ini sangat krusial untuk dilakukan karena mesin dalam keadaan dingin dapat menimbulkan bunyi yang menentukan kualitas mesin mobil.

3. Periksa Transmisi

Kinerja transmisi yang baik dapat dirasakan saat melakukan perpindahan. Tidak ada yang “slip” atau tersangkut, menimbulkan jeda atau sentakan keras. Kopling juga menjadi tidak terasa saat diinjak. Perpindahan yang ringan mencerminkan transmisi dari mobil bersifat fungsional.

4. Jalankan Mobil

Biarkan kaca jendela mobil tetap dalam keadaan sedikit terbuka guna mendengar bunyi-bunyi yang tidak wajar selama test drive. Biasanya rute telah disiapkan oleh dealer. Rute yang disediakan pun mempunyai hampir seluruh kondisi jalanan pada umumnya, seperti lurus dan datar, tanjakan, berkelok, hingga macet dan berlubang. Saat melewati jalan yang lurus dan datar, lakukan cek fungsi kaki-kaki.

Perhatikan area blindspot yang ada pada mobil, lalu pikirkan bagaimana cara mengatasinya. Jangan khawatir, cukup mengatur spion dan menyalakan kamera. Jika hal ini tidak dilakukan, maka Anda akan kerepotan dalam selama test drive dan kesan yang Anda dapatkan hanya ketidaknyamanan.

Untuk fitur ABS, EBD dan Stability Control, coba Anda lakukan pengereman dan liuk-liukkan mobil agar bisa mencoba teknologi tersebut. Perhatikan juga apakah rem berfungsi secara normal atau tidak.

Dengan dasar desain Sport Utility Vehicle dan terkenal dengan kecepatannya yang melesat, usahakan jangan berkendara secara ugal-ugalan atau berkendara dengan kecepatan pelan. Dua hal tersebut dapat membuat Anda kehilangan perhatian untuk mengetahui kualitas mobil saat test drive. Kecepatan normal saat test drive adalah 100 km/jam. Sesekali lepaskan setir untuk melihat apakah setir lebih condong ke arah kanan atau kiri. Nyalakan AC dan heater ketika mobil melaju, apakah sesuai dengan ekspektasi mobil impian Anda.