Umumnya, selama mengendarai mobil, barang-barang bawaan diletakkan di bagasi agar tidak mengganggu penumpang. Namun, bagaimana bila barang bawaan terlalu banyak hingga bagasi tidak muat? Salah satu solusinya adalah dengan memasang roof rack. Kotak aksesori yang dipasangkan di atas atap mobil ini dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang ekstra ketika dibutuhkan.

 

Sayangnya, tak banyak orang yang memahami bagaimana memasang sebuah roof rack di atap mobil. Akibatnya, atap mobil jadi cepat rusak. Lantas bagaimana cara yang tepat memasang roof rack di mobil Anda?

  • Ketahui Beban Maksimal yang Dapat Ditampung Mobil

Langkah pertama yang wajib Anda lakukan sebelum memasang roof rack adalah mengetahui beban maksimal yang dapat ditampung. Hal ini merupakan salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan oleh pemilik mobil.  Karena roof rack punya kapasitas yang cukup besar dapat berpengaruh terhadap kondisi struktur atap mobil. Roof rack yang terlalu berat akan membuat atap mobil penyok.

Hal ini belum termasuk bagaimana bobot tersebut memengaruhi stabilitas mobil. Ketika ada bobot yang terlalu besar di atap, mobil dapat mudah terpental saat menikung tajam. Akibatnya, mobil mudah terbalik. Cara yang mudah untuk mengetahui beban maksimal yang dapat ditampung adalah mengurangi gross weight dengan curb weight, kemudian kurangi dengan perkiraan total beban penumpang. Angka itulah yang dapat Anda manfaatkan untuk memilih ukuran roof rack.

  • Pilih Material yang Terbaik

Roof rack sangat rentan rusak karena berada tepat di bagian mobil yang sering terkena sinar matahari. Bila bahan yang dipilih kurang bagus, Roof rack akan mudah pecah. Bukan tidak mungkin, Roof Rack mengalami kebocoran dan merusak barang bawaan Anda. Sangat disarankan untuk memilih roof rack berbahan plastik ABS. Material ini cukup kuat dan juga tahan air. Bobotnya juga tak terlalu berat, antara 10-15 kilogram.

Satu lagi yang wajib Anda perhatikan, usahakan roof rack yang Anda pilih sudah dilapisi pelindung sinar ultraviolet. Roof rack dengan lapisan ini akan lebih awet meskipun terkena panas secara terus-menerus.

  • Perhatikan Bentuk Roof rack yang Dibeli

Sesuaikan bentuk Roof rack dengan bentuk bodi mobil. Bentuk roof rack akan mempengaruhi aerodinamika mobil saat melaju kencang. Bila tidak sesuai, mobil jadi mudah goyang dan membahayakan pengendara. Semakin rendah roof rack semakin tinggi dukungan aerodinamikanya. Namun hal itu juga mempengaruhi kapasitas barang. Bijaksana lah dalam memilih roof rack.

  • Pastikan Sudah Ada Roof Rail

Penting untuk memastikan bahwa sudah tersedia roof rail di atas atap mobil. Bila sudah ada roof rail seperti Nissan X-Trail, maka tidak perlu khawatir. Namun bila mobil Anda belum punya roof rail, pastikan agar rail terpasang dengan sempurna di atap. Pasalnya, celah sekecil apapun dapat membuat air masuk ke dalam kabin. Hal ini tentu membuat interior jadi mudah rusak.

Nissan X-Trail sudah dilengkapi dengan roof rail yang bisa dipasangkan dengan roof rack. Frame yang kuat juga mendukung Anda untuk membawa roof rack dengan beban yang lebih besar dibandingkan dengan mobil sejenis. Selain itu, desain bagasi yang yang dilengkapi dengan Secret Spot semakin memperluas daya tampung barang di mobil.