Maraknya anak sekolah yang berlarian di halaman sekolah terkadang membuat paraorang tua khawatir jika mengantar si kecil menggunakan mobil. Apalagi kemampuan menyetir orangtua sering hilang kendali saat berada di tempat ramai. Selain itu, halaman dengan luas ala kadarnya membuat beberapa orangtua kerepotan saat harus kembali keluar sekolah. Hal ini bertambah rumit ketika mengantar menggunakan Nissan SUV, mobil sportyang dirancang dengan performa mesin yang mutakhir. Tak jarang beberapa pengendara merasakan gas yang terlalu melaju sehingga akan berdampak diluar dugaan. Mom and Dad, jangan khawatir lagi! Berikut tips aman mengantar si kecil menggunakan Nissan SUV:

1. Kurangi Kecepatan Mobil Anda

Kurangi kecepatan untuk sesuatu yang tak terduga. Hal ini dikarenakan banyak anak-anak yang bisa bermunculan dari sisi mana saja dan ini adalah upaya agar lebih siap siaga saat berkendara. Peraturan yang dikemas untuk berkendara di jalan raya adalah dengan kecepatan 40 km/jam. Tetapi untuk lingkungan sekolah si kecil, usahakan Anda hanyamengemudi dengan kecepatan 30 km/jam. Nah, apabila mengantar si kecil dengan Nissan SUV alangkah baiknya Mom and Dad menggunakan kecepatan berkendara rata-rata 20-25km/jam.

2. Jangan Menggunakan Perangkat Telepon

Berdasarkan sebuah penelitian di Amerika Serikat oleh Governors Highway Safety Association (GHSA), menelpon saat berkendara menjadi salah satu penyebab terbesar terjadinya kecelakaan lalu lintas di dunia. Menggunakan perangkat telepon saat berkendara otomatis konsentrasi Anda terpecah menjadi dua. Apalagi jika Anda memiliki gender sebagai lelaki. Lelaki adalah makhluk yang tidak bisa melakukan dua hal dalam satu waktu sekaligus berdasarkan penelitian Badan Psikologi. Sehingga, kinerja otak lebih lamban untukmenangkap kondisi sekitar dan kesigapan selama berkendara menjadi tidak efektif.

3. Kontak Mata Dengan Pejalan Kaki

Selain anak-anak yang berlarian di lingkungan sekolah, tentunya Mom and Dad menemukan pejalan kaki lainnya dong? Nah, untuk usia dewasa Anda tidak hanya cukup memberikan sinyal bahwa pejalan kaki tersebut mengerti bahwa ada mobil di lingkungan sekolah dari jarak sekian meter karena hal ini membuat pejalan kaki tidak mengecap dengan benar. Lakukan kontak mata dengan pejalan kaki sehingga mereka lebih hati-hati danmenyadari bahwa ada mobil yang mulai mendekat.

4. Tidak Berlebihan Dalam Berpakaian

Beberapa orangtua terkadang ribet dalam berpakaian. Terlebih jika yang mengantar sekolah menggunakan Nissan SUV adalah Ibu. Biasanya perempuan gemar menggunakan high heels. Namun nyatanya, hal ini dapat memiliki dampak yang buruk dikarenakan hak yang tidak rata pada high heels tidak akan mampu memberi tumpuan optimal pada kerja kaki saat menekan pedal. Usahakan menggunakan sepatu bersol rata. Serta hindari aksesori lainnya seperti kalung yang terlalu panjang. Penggunaan kalung yang terlalu panjang juga mengakibatkan tersangkut pada komponen setir mobil Anda.

Beberapa Nissan SUV pada akhirnya menjadi ramah lingkungan saat mengantar si kecil ke sekolah. Nissan Terra sebagai generasi penerus Nissan Terrano juga telah ditunggu-tunggu oleh masyarakat tanah air. Selain sebagai kendaraan petualang, Nissan Terra adalah SUV yang cocok untuk berpetualang bersama keluarga. Kupas infonya lebih dalam saat Peluncuran Nissan Terra Indonesia pada Agustus 2018 mendatang.